Type A :
Ingin mendapatkan Rumah, uang tidak cukup, meminta pekerjaan tambahan, memohon diberikan pekerjaan yang membuat bos rela membelikan rumah, tidak diberikan, memilih mundur PHK.
Type B :
Ingin mendapatkan Rumah, uang tidak cukup, marah pada bos, sumpah serapah, diberikan kesempatan pekerjaan baru menolak, memilih mundur PHK
Karyawan biasa yang berontak :
Bos Bingung cari karyawan baru, karyawan mulai meninggalkan Perusahaan karena dianggap tidak fair memberikan gaji kecil tanpa meminta dinaikkan gaji, tanpa merasa sayang sdh bekerja lama.
Bos Bingung memecat karyawan, karyawan demo minta diakui sebagai karyawan tetap karena sdh lama bekerja, minta gaji dinaikkan.
Kesimpulan : apapun itu idenya, tergantung melogikakan semua ada pembenarannya.
Ingin mendapatkan Rumah, uang tidak cukup, meminta pekerjaan tambahan, memohon diberikan pekerjaan yang membuat bos rela membelikan rumah, tidak diberikan, memilih mundur PHK.
Type B :
Ingin mendapatkan Rumah, uang tidak cukup, marah pada bos, sumpah serapah, diberikan kesempatan pekerjaan baru menolak, memilih mundur PHK
Karyawan biasa yang berontak :
Bos Bingung cari karyawan baru, karyawan mulai meninggalkan Perusahaan karena dianggap tidak fair memberikan gaji kecil tanpa meminta dinaikkan gaji, tanpa merasa sayang sdh bekerja lama.
Bos Bingung memecat karyawan, karyawan demo minta diakui sebagai karyawan tetap karena sdh lama bekerja, minta gaji dinaikkan.
Kesimpulan : apapun itu idenya, tergantung melogikakan semua ada pembenarannya.