Laman

Sabtu, 28 September 2013

Janji Kampanye 13th

Dulu :
" Saya akan perhatikan setiap karyawan, karena saya sebagai pemilik juga sama-sama di gaji"
" loyalitas harus dihargai, grade gaji selalu naik setiap tahunnya 1th 1grade"

CERITA TUKANG KAYU :
Seorang tukang kayu yang sudah tua, 55th sudah dia mengabdi pada perusahaan. Diapun mengajukan pengunduran diri dan ditolak. Sejak usia pensiun anak dan cucunya sudah memintanya berhenti bekerja karena pekerjaan memotong, mengasah, mengukir kayu bukanlah pekerjaan yang ringan, perlu kekuatan fisik. Berulang kali mengajukan mengundurkan diri, sang Majikan selalu menolaknya dikarenakan hasil karya si Tukang Kayu ini sangatlah bagus. Setiap ukiran yang dia buat selalu membuat kepuasan bagi pelanggan. Si Tukang Kayu adalah andalan perusahaan. Di usia yang sudah mulai 60th masih saja proyek perusahaan terus bergulir dan si Tukang Kayu menjadi pilihan untuk mengerjakannya. Si Tukang Kayupun mulai kesal, sudah mengajukan pengunduran diri masih saja diberikan pekerjaan, sehingga tidak tahan beranilah dia menghadap sang Majikan " Bos, saya sudah tua, saya sudah tidak sanggup lagi bekerja, saya mundur", dengan perasaan berat hati,, sang Majikan pun meminta 1 proyek dia kerjakan baru boleh mundur. Dengan perasaan sedih, marah karena harus keluarpun ada syaratnya. Namun karena Si Tukang Kayu adalah karyawan yang luar biasa patuh selama hidupnya diapun tetap mengerjakan tugas terakhir tersebut. Diselimuti rasa sedih, kecewa dan marah diapun mengerjakan tugas pembuatan rumah terakhir yang disyaratkan agar dia bias berhenti bekerja. Dengan enggan dikerjakan tugas-tugas itu, asal-asalan jadinya. Yang penting jadi dan aku segera pensiun, pikir Si Tukang Kayu. Akhirnya selesai sudah pekerjaan pembuatan rumah baru tersebut.
Si Tukang Kayu menghadap sang Majikan dan berkata," ini sudah yang kamu inginkan sudah aku kerjakan, aku sudah bisa pensiun?"
Sang Majikan pun berkata, " Baiklah, terima kasih masih mau mengerjakan tugas yang terakhir ini. Saya bangga memilikimu sebagai karyawanku selama ini. Ini kunci rumahnya kamu ambil, ini hadiah dariku untuk pengabdianmu" Sambil mengembalikan setumpuk kunci rumah yang diserahkan oleh si Tukang Kayu.
Tanpa bicara, si Tukang Kayupun memandangi Rumah Baru itu dengan berlinang air mata. Kesedihan yang luar biasa, karena dia tidak melakukan yang terbaik bagi rumah terakhir yang dia buat.


Misi yang berkembang :
"menolong sesama membantu Negara mengentaskan pengangguran"
"perusahaan maju karyawan sejahtera"
"perusahaan maju karyawan sejahtera sesuai dengan kinerja kerjanya"
"menjadi pilihan utama stakeholder" (Stakeholder:supplier, pelanggan, karyawan)

Lewat sudah 13th, keributan karyawan : 
"Aku ingin beli rumah, itupun harus mengirit"
"Sistem ganti-ganti tidak memberikan rasa aman"
"Ya... masih mikir belum bias beli rumah.... masih cari bgmn caranya, mungkin saudara mau kasih pinjaman"

"Buat apa loyal kalau tidak diperhatikan!"
"Begolu bertahan!"
"Sadar ya.... karyawan ya karyawan, Bos ya Bos......"
"Mana bisa menuntut kalau tidak pandai, tahu diri dong, mau lebih ya prestasi donk"
"Salah sendiri menjadi yang pasrah, ya berbuatlah kog ndak professional sih!"

Jawaban sang Bos:
"Ayo dipikirkan caranya!"
"Ndak mungkin, aku ndak pernah ada janji itu, mengarang aja!"
"Nuntut ndak ada selesainya!"
"Apa itu arti loyalitas?"
"Aku ndak ingin ribet administrasi, kasih hutang karyawan itu gmn caranya, adminya, batasannya bgmn?"
"Lihatlah itu perusahaan apa? sebesar apa? kita masih spt apa? ndak mungkin lah mampu spt itu!"


Kebutuhan Karyawan sebelum menikah : belajar dan kerja, uang untuk jajan paling tidak, bisa bantu orang tua tidak minta lagi uang, punya kendaraan, punya pasangan hidup.
Kebutuhan Karyawan sudah punya anak : mampu membesarkan anak dan menyekolahkannya.
Kebutuhan Karyawan sesudah menikah : punya rumah.
Kebutuhan Karyawan yang orang tuanya sudah pensiun : membiayai hidup orang tuanya.
Kebutuhan Karyawan yang menginjak masa pensiun : rasa aman jika sakit ada asuransi yang menopangnya.

SANDANG - PANGAN - PAPAN
hak hidup manusia paling hakiki untuk dipenuhi

lebih humanis :
PENDIDIKAN - KESEHATAN
lebih sempurnanya :
GAYA HIDUP

Sebagai kekasih Tuhan, minimal harus memenuhi urutan kedua. Manusia adalah ciptaan Tuhan.
Bunga bakung dihiasi dengan indah,

Burung di udara diberi makan
Terlebih manusia dipelihara dan yang dikasihi Allah.